Logo

Desa Batara

Kabupaten Pangkajene Kepulauan

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

SEMINAR PROGRAM KERJA KKN-T INOVASI DESA GELOMBANG 116 DI DESA BATARA

SEMINAR PROGRAM KERJA KKN-T INOVASI DESA GELOMBANG 116 DI DESA BATARA

Invalid Date

Ditulis oleh Nurwahira

Dilihat 45 kali

SEMINAR PROGRAM KERJA KKN-T INOVASI DESA GELOMBANG 116 DI DESA BATARA

Rabu, 08 Juli 2026 Dalam rangka memperkenalkan dan mensosialisasikan program kerja kepada masyarakat, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang terdiri dari enam orang melaksanakan Seminar Program Kerja dengan mengusung tema "Inovasi Pengelolaan Sampah Organik menuju kemandirian Pakan ternak melalui Budidaya Maggot BSF." Seminar ini menjadi wadah untuk memperkenalkan program kerja yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi Desa Batara. Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk seminar pemaparan program kerja kelompok dan program kerja individu. Program kerja kelompok berfokus pada budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF) sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus alternatif penyediaan pakan ternak yang bernilai ekonomis. Selain itu, setiap anggota kelompok juga memaparkan program kerja individu yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Batara.

Nurul Atikah mengusung program Pestisida Nabati Ramah Lingkungan, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan pestisida nabati yang aman, murah, dan ramah lingkungan sebagai alternatif pengendalian hama pada tanaman. Jeshyca Suka melaksanakan program Penyusunan Peta Administrasi Desa, yang bertujuan memperjelas batas wilayah desa serta menyajikan informasi mengenai fasilitas umum, jalan utama, dan kondisi wilayah sehingga dapat menjadi media informasi dan perencanaan pembangunan desa.

Suci Amalia Febrianti mengangkat program Sosialisasi Stop Kekerasan Seksual pada Anak, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak serta mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan desa melalui edukasi kepada Anak. Yulita Kadang Rattealo, Archilens Batara melaksanakan program Mengabadikan Wajah Desa melalui Dokumentasi Arsitektur, yang berfokus pada pendokumentasian bangunan, lingkungan, dan identitas visual Desa Batara sebagai bentuk pelestarian karakter serta potensi desa. Zhiva Az-Zahra menyusun program kerja mengenai Batara Profile, yaitu penyusunan buku profil desa dalam dua bahasa (bilingual) sebagai media informasi, promosi, dan dokumentasi yang memuat potensi, sejarah, kondisi geografis, serta berbagai informasi penting mengenai Desa Batara. dan yang terakhir

Rezka Wildan Nurhadi Bakri mengusung program Batara Cakap Digital, yaitu kegiatan edukasi literasi digital yang berfokus pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengenali, mengidentifikasi, dan mencegah penyebaran informasi hoax hasil Generative AI sehingga masyarakat dapat memanfaatkan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Seminar dilaksanakan pada awal pelaksanaan program kerja sesuai jadwal kegiatan pengabdian mahasiswa di Desa Batara sebagai langkah awal untuk memperkenalkan seluruh rangkaian kegiatan kepada masyarakat. Kegiatan seminar diselenggarakan di aula atau balai pertemuan Desa Batara yang dihadiri oleh Kepala Desa, aparat desa, Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) serta warga setempat.

Seminar ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai seluruh program kerja yang akan dilaksanakan sehingga tercipta komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat. Program-program yang dirancang diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan desa, mulai dari pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot, peningkatan produktivitas pertanian dengan pestisida nabati, penyediaan data wilayah melalui peta administrasi, perlindungan anak dari kekerasan seksual, pelestarian identitas desa melalui dokumentasi arsitektur, penyusunan profil desa sebagai media informasi, hingga peningkatan literasi digital masyarakat dalam menghadapi penyebaran informasi hoax.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Desa dan Koordinator Desa, dilanjutkan dengan pemaparan program kerja kelompok mengenai budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan. Selanjutnya, masing-masing anggota mempresentasikan program kerja individu beserta tujuan, manfaat, sasaran, dan rencana pelaksanaannya. Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga masyarakat dapat memberikan masukan serta memahami secara menyeluruh setiap program yang akan dilaksanakan. Melalui interaksi tersebut, diharapkan seluruh program kerja dapat berjalan dengan baik karena mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

Melalui seminar program kerja ini, mahasiswa dan masyarakat Desa Batara diharapkan dapat membangun sinergi dalam mewujudkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi desa. Program budidaya maggot sebagai program kerja kelompok diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan sampah organik yang bernilai ekonomi, sedangkan program-program individu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan, tata kelola desa, perlindungan anak, pelestarian identitas desa, penyediaan informasi desa, serta penguatan literasi digital masyarakat. Dengan demikian, seluruh rangkaian program kerja diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan Desa Batara yang lebih maju, berdaya, dan berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Batara

Kecamatan Labakkang

Kabupaten Pangkajene Kepulauan

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia